e-Fila, The Real Indonesian Stamps Source

Bahasa - Mata Uang

Kategori

21 - Pulau-pulau Kecil Terluar 3 produk

Pulau - pulau Kecil Terluar
13 Desember 2008

Republik Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri tidak kurang dari 17.508 pulau besar dan kecil yang membentang dengan panjang 5.110 km. Secara geografis Indonesia terletak pada posisi yang sangat strategis, yaitu antara Benua Asia dan Australia serta Samudra Hindia dan Pasifik. Pulau-pulau tersebut terhubung oleh laut dan selat yang merupakan wilayah laut nasional dengan luas perairan sekitar 5,8 juta km2 seta panjang pantai 79.610 km.
Indonesia memiliki 92 pulau terluar yang memiliki titik pangkal yang berbatasan dengan 10 negara tetangga, yaitu Asutralia, Malaysia, Singapura, India, Thailand, Vietnam, Fillipina, Palau, Papua Nugini dan Timor Leste. Pulau-pulau itu tersebar di 9 provinsi yang sebagian besar terdapat di kepulauan Riau dan Maluku. Setengah dari pulau-pulau tersebut berpenghuni dengan luas pulau antara 0,02-2000 km2.
Sebagai salah satu upaya sosialisasi keberadaan pulau-pulau kecil terluar dalam rangka menjaga keutuhan wilayaj Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Departemen Komunikasi dan Teknologi Informasi Republik Indonesia menerbitkan prangko seri Pulau-pulau kecil Terluar bertepatan pada peringatan Hari Nusantara yang jatuh pada tanggal 13 Desember 2008. Prangko seri ini menampilkan 4 pulau tersebut, yaitu Damar, Sebatik, Batubawaikang dan Bras.
Pulau Damar
Pulau Damar atau masyarakat menyebutnya Tokongatap termasuk gugusan Kepulauan Anambas yang terletak di laut Natunadan berbatasan dengan Malaysia. Pulau ini berupa batuan besar yang kokoh dan bertebing curam. Perairan di sekitarnya bergelombang besar apabila terjadi musim utara. Pada sore hari, pulau ini dijadikan tempat persinggahan burung walet. Secara administratif pulau ini terletak di kecamatan Jemaja, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Selain kaya sumber daya perikanan, perairan sekitar Pulau Damar juga menjadi lokasi tempat tenggelamnya 4 buah kapal yang membawa barang-barang bernilai sejarah tinggi . Beberapa hal yang harus dilakukan dalam upaya menjaga Pulau Damar antara lain adalah rekonstruksi dan pemeliharaan titik dasar dan titik referensi, peningkatan pengawasan oleh aparat keamanan untuk menjaga kedaulatannya, serta perlu pemeliharaan sarana bantu navigasi pelayaran.

Pulau Sebatik
Pulau sebatik memiliki wilayah yang terbagi menjadi 2 bagian, sebagian merupakan daerah wilayah Indonesia dan sebagian masuk wilayah Malaysia. Pulau Sebatik termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Sebatik, yaitu kecamatan paling timur di kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Timur. Kecamatan Sebatik terdiri dari empat desa, yaitu Tanjung Karang, Pancang, Sungai Nyamuk Tanjung Aru dan Setabu. Pulau ini secara umum beriklim panas dengan suhu udara rata-rata 27,8 oC, suhu terendah 22,9 oC pada bulan agustus dan tertinggi 33,0 oC pada bulan April. Pulau ini merupakan salah satu pulau terluar yang menjadi prioritas utama pembangunan karena perbatasan langsung dengan negara tetangga. Program utama yang perlu dilakukan di Pulau Sebatik antara lain adalah pembangunan sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan pariwisata serta pengingkatan hukum dan pengawasan keamanan.

Pulau Batubawaikang
Pulau Batubawaikan merupakan salah satu pulau paling ujung di sebelah utara Sulawesi yang berbatasan lagnsung dengan Fillipina. Pulau ini terletak di sebelah utara Pulau Sangihe dan di sebelah timur laut Pulau Marore. Pulau yang berbentuk bongkahan batu menjulang dan ditumbuhui oleh vegetasi ini termasuk dalam gugusan Kepulauan Kawio. Pulau Batubawaikang termasuk dalam wilayah Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Keadaan cuaca di wilayah Batubawaikang tidak menentu dan sering berubah-ubah. Pada saat musim angin utara, kecepatan angin bisa mencapai 40 mil/jam dan menyebabkan gelombang besar, sehingga kapal besar pun tidak mampu melewati perairan ini.

Pulau Bras
Pulau Bras merupakan gugusan dari Kepulauan Mapia yang berbatasan dengan Republik Palau. Jarak antara Pulau Bras dengan Pulau Babelthuap (Republik Palau) adalah sejauh 390 mil. Gugusan Kepulauan Mapia terdiri dari 5 buah pulau, yaitu Mapia atau Pegun, Bras atau Berasi, Bras Kecil, Fanildo atau Faniroto dan Fanildo Kecil. Wilayah gugusan pulau ini dijaga oleh satuan TNI yang memiliki pos di Pulau Mapia. Pulau Bras termasuk dalam wilayah administrasi Distrik Supiori Barat, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua. Tingginya keanekaragaman diota laut dan masih terpeliharanya ekosistem yang ada di Kepulauan Mapia memberikan peluang pengembangan industri wisata baik wisata alam, budaya dan peninggalan sejarah Perang Dunia II.


Troli  

(kosong)